Showing posts with label Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Jokowi. Show all posts

Saturday, 21 May 2016

Kaget, Ternyata Ini Hasil Kunjungan Jokowi ke Rusia

SochiPresiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia di Sochi, Rusia. Jokowi berada di Rusia dari Rabu 18 Mei hingga Jumat 20 Mei 2016.

Jokowi ditemani para menteri, di antaranya Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan lainnya.

Jokowi bertemu banyak tokoh penting selama 3 hari, mulai dari CEO perusahaan Rusia hingga Presiden Rusia Vladimir Putin. Banyak kesepakatan yang dicapai dalam kunjungan kerja Jokowi selama tiga hari ini.

Pada hari pertama, Jokowi melakukan kunjungan bilateral ke Presiden Putin di istana musim panas presiden, Bocharov Ruchei. Presiden RI yang pernah masuk ke tempat ini adalah presiden pertama, Soekarno.

Hasil pertemuannya, ada 5 nota kesepahaman yang sepakat dijalankan kedua negara. Berikut rinciannya perjanjian antara Rusia dan Indonesia:
Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama di bidang pertahanan dengan Federasi RusiaNota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengenai arsipProgram antara Departemen Kebudayaan Rusia serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang kerja sama budaya periode 2016-2018Pernyataan bersama antara Badan Federal untuk Perikanan Rusia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada saling pengertian dan kerja sama di bidang pencegahan illegal fishing dan regulasi penangkapan ikanNota kerja sama di bidang kearsipan antara Badan Nasional Arsip Rusia dan Badan Arsip Republik IndonesiaSementara hari kedua, Jokowi bertemu dengan beberapa pebisnis asal Rusia. Hasilnya beberapa perusahan siap menanamkan investasinya di Indonesia.

Perusahaan tersebut antara lain Russian Railways membangun rel kereta di Kalimantan. Selain itu, ada juga investasi di bidang tambang seperti yang dilakukan oleh Rusal dan Blackspace. Keduanya sekarang ini sudah menggarap tambang di Indonesia.

Salah satu penjajakan kerja sama yang akan dilakukan adalah Rusal bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Jokowi juga sempat bertemu dengan beberapa kepala negara dari ASEAN untuk sesi ramah tamah. Pada hari berikutnya, beberapa perusahaan Rusia sempat bertandang bertemu Jokowi.

Salah satu kesepakatan yang terjadi di hari terakhir adalah Raksasa migas Rusia, Rosneft, akan membangun kilang di Tuban, Jawa Timur, senilai US$ 13 miliar (Rp 176 triliun). Penandatanganan kota kesepahaman akan dilakukan di Jakarta, Kamis mendatang.

(Dikutip dari Detikfinance)

Friday, 13 May 2016

Kejutan!! Menkum HAM: Hukuman Kebiri Sudah Siap

Medan - Pemerintah telah memutuskan pemberatan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak. Menkum HAM Yasonna Laoly menyatakan, Perppu yang mengatur tentang hukuman kebiri sudah siap.
Yasonna Laoly (detik.com)
"Kebiri sudah siap. Akhir minggu ini konsinyering. Minggu depan sudah siap draf," kata Yasonna kepada wartawan usai menghadiri acara sosialisasi peningkatan pelayanan publik di bidang perizinan usaha di Hotel Grand Aston, Medan, Jumat (13/5/2016).


Baca juga :
Terkuak, Ternyata ada 9 Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Kampung Yuyun Tahun Ini

Amarah Jokowi untuk Pembunuh Yuyun
Ia mengaku, Perppu kebiri tersebut ditargetkan akan rampung setelah Presiden Jokowi pulang dari Eropa.

Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke Seoul, Korea Selatan, pada 15 Mei dan pada 18-20 Mei akan menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Sochi, Rusia.

Sebelumnya Jokowi setuju pelaku kejahatan seksual diberi hukuman tambahan berupa kebiri kimiawi dan pemasangan mikrochip setelah keluar dari penjara. Kebiri kimiawi dilakukan dengan menyuntikkan zat kimia ke pelaku secara periodik untuk menekan nafsu seksualnya. Banyak negara telah menerapkan hukuman seperti ini seperti Inggris, Rusia, Jerman dan Korsel.
"Target pulang Presiden dari Rusia bisa selesai," tutup Yassona secara singkat.



Daftar Negara yang Sudah Menerapkan Hukuman Kebiri ke Paedofil

Thursday, 12 May 2016

China Khawatir Indonesia Akan Genjot Anggaran Pertahanan Sampai US$20 Miliar/Tahun

WASHINGTON - Belanja pertahanan Indonesia bisa tumbuh sampai US$20 miliar per tahunpada 2019 untuk melindungi kedaulatannya, termasuk wilayah Laut Cina Selatan dekat klaim China, kata penasihat Presiden Indonesia Joko Widodo, Selasa (9/12/2014).


Sejumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista) berupa KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan helikopter Anti Kapal Selam (AKS) jenis Eurocopter SA 365/AS365 Dauphin 2 (Dolphin). Antara

Luhut Panjaitan, mantan komandan pasukan khusus Indonesia, mengatakan, Jakarta tidak punya rencana untuk menggunakan kekuatan untuk menyelesaikan sengketa teritorial di Laut China Selatan dan akanterus mempromosikan dialog antara Beijing dan saingan regional.

Tapi dia bilang itu penting untuk memperkuat militer Indonesia untuk melindungi kepentingan nasional,termasuk Natuna - yang terdiri dari 157 pulau yang sebagian besar tidak berpenghuni di lepas pantaibarat laut Kalimantan yang kaya minyak, gas dan ikan.

Secara resmi, China dan Indonesia sepakat pulau-pulau adalah bagian dari Provinsi Riau di Indonesia.Tapi pada April, kepala angkatan bersenjata Indonesia yang menuduh China memasukkan bagian dariNatuna dalam apa yang disebut "Sembilan-Dash Line," yang batasnya tidak jelas digunakan pada petaChina untuk mengklaim sekitar 90% dari Laut Cina Selatan, termasuk wilayah yang diklaim oleh anggota lain dari Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Asean).

Saturday, 7 May 2016

Amarah Jokowi untuk Pembunuh Yuyun

Presiden Jokowi Minta pelaku pembunuhan Yuyun di sanksi tegas
Jakarta - Kasus pencabulan dan pembunuhan Yuyun, gadis 14 tahun di Bengkulu menyita banyak perhatian masyarakat. Yuyun ditemukan di tepi jurang dalam kondisi tanpa busana dan penuh luka.

Dari hasil visum, Yuyun diduga mengalami menganiayaan dan pemerkosaan bergilir. Polisi pun bertindak cepat dan mengamankan 14 tersangka tindak asusila sekaligus pembunuh Yuyun. Yang memprihatinkan, para pelaku ini mayoritas remaja dan ada yang masih berstatus sebagai pelajar.

Kasus Yuyun pun menjadi keprihatinan Presiden Jokowi. Melalui akun twitter resminya,@jokowi, Presiden ke- 7 RI itu mengaku turut bersedih mendengar kabar tersebut.

"Kita semua berduka atas kepergian YY yg tragis," ucap Jokowi, Rabu (4/5/2016).

Jokowi pun mendesak agar pihak kepolisan mengusut dan memberikan hukuman yang berat kepada para pelaku tindakan bejat tersebut. "Tangkap & hukum pelaku seberat2nya," tegas Jokowi.

Jokowi juga meminta agar kedepan kasus-kasus serupa tidak lagi terulang. Karena itu, negara harus hadir, dengan arti memberikan perlindungan bagi anak dan kaum perempuan dari berbagai bentuk tindakan kekerasan.

"Perempuan & anak-anak harus dilindungi dari kekerasan," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Yuyun, siswi SMP di Bengkulu meninggal setelah dicabuli 14 remaja yang mabuk minuman keras. Usai meninggal, jenazahnya dibuang ke jurang sedalam lima meter. Di antara pelaku adalah kakak kelas Yuyun dan masih di bawah umur.
(Dikutip dari Liputan6.com)